Senin, 29-11-2021
  • Assalamu alaikum Selamat Datang di Website SMA Al Muhajirin Purwakarta dengan Visi : "Menjadi Sekolah Unggulan Berbasis Integrasi Ilmu di Tahun 2025".

Awal Perubahan Adalah Dorongan Pelan-pelan

Diterbitkan : - Kategori : Esai

Mungkin kalian sudah tidak asing lagi saat mendengar kata dorong dalam kehidupan kalian. Kata dorong sudah menjadi perkataan yang biasa kita ucapkan, seperti mendorong meja, mendorong pintu, atau mendorong mobil di saat mogok mungkin.

Dorongan ialah suatu gaya yang dipelajari dalam ilmu fisika. Dalam kehidupan sehari-hari pun praktik dorongan tidak asing lagi karna sering kita temukan di sekitar kita. Pengertian dari dorongan itu sendiri adalah sebuah gaya yang membuat suatu benda bergerak maju. Contohnya seperti kita mendorong sebuah meja ke depan.

Dorongan termasuk hukum Newton 1, rumus hukum Newton 1 adalah ∑F=0. Pengertian hukum Newton 1 yaitu jika resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan tetap diam. Jadi, suatu benda tidak akan bergerak tanpa adanya gaya yang membuat benda itu bergerak. Benda yang mula-mula bergerak lurus beraturan akan tetap lurus beraturan dengan kecepatan tetap.

Kebanyakan orang mengetahui bahwa definisi dorongan itu sebuah gaya yang hanya bisa dipraktikkan dalam suatu benda. Jika dipikirkan lagi dengan kritis ternyata dalam kehidupan pun suatu dorangan berperan penting dalam perubahan diri kita, perubahan yang membuat diri kita lebih baik. Itu juga diajarkan dalam Islam. Untuk membuat suatu pergerakan atau kemajuan dalam hidup, dibutuhkan pula gaya berupa dorongan dari diri sendiri atau dari orang lain. Sebagaimana fiman Allah dalam surah Ar-Ra’d ayat 11 artinya, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sampai mereka mengubahnya sendiri.”

Allah Maha Kuasa mengubah nasib semua orang dan semua kaum. Tetapi ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah tidak akan mengubah nasib seseorang menjadi lebih baik kecuali dengan usaha dan jerih payahnya sendiri.

Berapa banyak orang yang berusaha mengubah nasib mereka dengan membanting tulang, kaki di kepala, kepala di kaki, demi mengubah nasibnya menjadi lebih baik, tapi berapa persen dari mereka yang berhasil? Mungkin bukan tidak berhasil, tetapi memang belum waktunya. Semua butuh proses, kita jalani dengan sabar dan istiqomah.

Apakah kalian masih tidak percaya dengan apa yang difirmankan Allah SWT? Faktanya adalah kerja keras dan sikap pantang menyerah bisa mengalahkan bakat. Ada banyak sekali orang sukses dan hebat yang mengandalkan sikap bekerja keras untuk meraih apa yang mereka dapatkan saat ini.

Tidak hanya dengan kerja keras saja, ternyata dorongan dari diri sendiri dan orang lain pun sangat berpengaruh. Keduanya saling melengkapi. Apabila hanya salah satu saja, akan menghambat proses perubahan itu. Apabila ada dorongan atau dukungan dari orang lain namun diri kita tidak ada kemauan, mau bagaimana? Begitupun sebaliknya, dari diri sendiri sudah ada dorongan untuk berubah, tetapi orang lain atau orang-orang di sekeliling tidak mendukung. Itu pun bisa memengaruhi semangat kita.

Jadi, teruslah berusaha menjadi lebih baik karena usaha tidak akan mengkhianati hasil. Menjadi sempurna adalah hal yang mustahil karena kesempurna hanya milik Allah SWT. Kita sebagai hamba-Nya hanya bisa terus berusaha dan berdoa, dan jangan lupa niatkan dalam diri kita bahwa semua ini karena Allah SWT. Berubahlah menjadi lebih baik karena Allah, awali dengan dorongan pelan-pelan dan lakukan terus-menerus. Selamat mencoba!

 

Ditulis oleh Azan Juliansyah, 12 MIPA 1

SMA Al-Muhajirin