Artikel, Review, Siswa Menulis

Menetap untuk Melanjutkan Perjuangan

 

 

Awal mula mendapat tugas mengulas alumni antara sedih dan bahagia. Sedih, sebab tugas mengulas harus dilakaukan saat liburan sekolah, tapi bahagia sebab bisa berbincang bersama  uhti idola. Ah, sudah mari dijadikan sarana silaturahmi saja.

Mari mulai!

Yulfi Solihah, lahir di Purwakarta tahun 2001. Seorang mahasiswa fakultas adab dan humaniora di UIN Syarif Hidayatullah -Jakarta. Dia mempunyai cita-cita  yaitu menjadi seorang Diplomat. Dia juga merupakan santri alumni dari Pondok Pesantren AL-MUHAJIRIN Purwakarta kampus pusat. Dia telah menghabiskan masa sekolah dan mondoknya selama 6 tahun. Mulai  daritahun ajaran 2013-2019.

Ada beberapa alasan mengapa Yulfi memilih Pondok Pesantren Al-muhajirin; pertama karena dulu saat tahun 2013 umurnya masih kecil dan dia memilih untuk sekolah di Pondok pesantren Al-Muhajirin atas dasar mengikuti saudara-saudaranya dan perintah dari orang tua nya. Kemudian, setelah yulfi lulus Sekolah Menengah Pertama selama 3 tahun, dia tetap ingin menetap di Al-Muhajirin dengan alasan bahwa belajar di Al-muhajirin itu diibaratkan dia membangun sebuah rumah yang belum selesai selama 3 tahun dan harus diselesaikan.

Aku milih di Al-Muhajirin tanpa ngebandingin Al-Muhajirin dengan sekolah lain.   Aku mikirnya gini, 3 tahun aku mondok dan sekolah di Al-Muhajirin tuh ibarat kaya ngebangun rumah, aku rasa 3 tahun belum beres lhoo rumah yg aku bangun. Jadi,  aku yakin banget buat milih tetep di Al-Muhajirin. semisal aku pindah ke sekolah lain, sama aja kaya aku ngebuat rumah baru tanpa aku nyelesain rumah aku yg sebelumnya, ditambah aku dan orangtua juga sejalan. Jadi, ya udah.” kata Yulfi Solihah.

Kemudian Yulfi mengaku bahwa banyak sekali pelajaran dan pengalaman yang dia dapatkan dari Al-Muhajirin, dan dia juga mengatakan bahwa semua yang dia dapatkan itu sangat bermanfaat bagi hidupnya yang sekarang, seperti berorganisasi(OPPAL), penerapan kebiasaan beribadah dalam sehari-sehari dan lain-lain. Dia juga mengatakan banyak momen yang sangat sulit untuk dia lupakan seperti susah dan senang bersama teman-teman seperjuangannya, dan dia juga selalu merasa bahagia saat bersama teman-temannya.

Pokoknya semua hal aku bahagia kalo udah sama temen-temen,” ucapnya.

Selama 6 tahun di Al-Muhajirin, banyak sekali prestasi yang Yulfi dapatkan baik itu di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Beberapa prestasinya di lingkungan sekolah adalah juara 1 lomba baca kitab Fathul Mu’in,  juara 1 Cerdas Cermat,  juara 3 baca kitab Fathul Qorib, dan masih banyak lagi. Kemudian prestasinya di luar sekolah adalah dia pernah menjadi juara 2 dan 3 dalam perlombaan Tenis Meja tingkat Kabupaten. Perlu diketahui, atas keseriusan dan kegigihannya saat belajar Yulfi juga diberikan prestasi sebagai lulusan terbaik dari seluruh siswa/i angkatannya (2016/2019).

Selama belajar di MA Al-Muhajirin, Yulfi memiliki satu guru favorit, beliau adalah Bapak Muhaimin yang pada saat itu nengajar pelajaran favorit yulfi yaitu Nahwu dan Balaghoh. “ Aku punya satu guru favorit, namanya pak Muhaimin. Aku suka cara beliau ngajar seru bangett, terus aku juga suka pelajarannya.” Jelas Yulfi.

Harapan Yulfi untuk Pondok Pesantren Al-Muhajirin adalah “ semoga Al-Muhajirin semakin mendunia.”

Begitulah tugas di masa liburan tak seburuk yang kuduga, justru menjadi suntikan semangat baru untuk terus menjadi santri terbaik Al-Muhajirin. Tentunya, dengan tugas ini juga bisa melatih kepekaanku dalam literasi tulis. Semangat menulis.

 

 

 

 

 

ditulis oleh: Sabilatunnajah

 

 

About the Author

SEKOLAH INTEGRASI ILMU ( SMA/MA) MERUPAKAN BOARDING SCHOOL TERBAIK DI PURWAKARTA